LUKISAN WAJAH Ibunda Tercinta, "Mission Impossible" Jilid 2

"Ibunda Tercinta" (2013) karya Herri Soedjarwanto
Lima hari yang lalu (08/06/2013) , setelah melihat blog Lukis Wajah, seorang Ibu dari Jakarta menelpon memesan lukisan wajah untuk kado ulang tahun  Ibunda Tercinta nya.

Saya hampir saja menolak pesanan ini, karena waktu kerjanya yang terlalu pendek, hanya tersisa tiga setengah (3,5) hari saja, untuk lukisan yang normalnya butuh 10 - 14 hari kerja.

Tapi kemudian, setelah melihat fotonya yang dikirim via email, terus terang saya sangat tertarik dengan kepribadian dan karakter Ibunda yang sangat luar biasa ini. Saya yakin ini akan menjadi sebuah lukisan yang bagus.. Dan... saya mulai berubah pikiran.

Walau cukup lama tak segera menjawab email, karena saya masih dalam kebimbangan, tapi akhirnya , dari sisi seniman, saya harus mendengar kata hati, bahwa bagaimanapun saya harus melukis Ibu ini, kalau tidak malah akan kepikiran dan menyesal nantinya.

Ketertarikan yang sangat kuat itu modal utama dalam mencipta sebuah karya seni, itu pula yang akhirnya memunculkan energi berlimpah. Tak terasa selama 3 hari 3 malam itu saya hanya tidur 2 jam sehari, selebihnya hanya melukiiiisss teruuss....

Dari sisi komitmen kerja, bagaimanapun lukisan ini harus selesai... dead line sudah ditentukan, perayaan HUT Ibunda di Jakarta  sudah dipastikan..

Saya jadi ingat, ini kok situasinya seperti  "Mission Impossible" jilid dua yaa..??? tapi kali ini rasanya tak terlalu berat, sedikiit lebih ringan , karena tidak sedang berpuasa..

(klik: baca : "Melukis Wajah Pengantin, sebuah Mission Impossible" )

Akhirnya lukisan selesai tepat waktu dan jadi bagus..

Meskipun begitu, kalau bisa memilih, saya memilih berkarya dengan waktu yang lebih panjang. Kenapa?..

Karena secara umum "hukum realisme" tak pernah berubah,  yaitu: "..semakin lama lukisan realisme dikerjakan, akan semakin bagus hasilnya..." (tentu harus ditambahkan kalimat seperti di iklan promo : syarat dan ketentuan berlaku).

Syaratnya adalah si pelukis harus punya ilmu dan kemampuan tingkat tinggi, sehingga dia tahu apa lagi yang harus dikerjakan berikutnya, dan secara tehnik mampu mengerjakan , step by step membawa lukisannya mencapai level yang paling puncak.

(klik untuk memahami 5 level dalam melukis realisme : Lukisan yang Bagus itu Seperti Apa ?)

Kesimpulannya, seorang pelukis akan mampu mengerjakan sebuah lukisan  seberapapun waktu yang diberikan. Diberi waktu 1 bulan, atau  2 minggu, atau 5 hari sekalipun, dia tetap akan bisa menyelesaikan. Bedanya , kerjaan yang 1 bulan akan lebih bagus dari yang 5 hari.. Itu kalau pelukisnya  berilmu tinggi

Tapi kalau kemampuan pelukisnya terbatas pas-pasan, maka diberi perpanjangan waktu seberapapun sama saja, karena pada dasarnya dia tak tahu harus diapakan  lagi lukisan itu, tak tahu harus berbuat apa, jurusnya sudah habis.. (herri soedjarwanto, 13 Juni 2013)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...