Lukisan Herri: cover buku ilmiah terbitan Routledge, Inggris




Lukisan Herri cover buku terbitan Routledge Inggris

COVER BUKU: Bersyukur... Lukisanku tentang Soeharto, Pak Harto si Anak Desa, terpilih menjadi cover buku ilmiah internasional yang diterbitkan di Inggris. Buku : "Illiberal Democracy in Indonesia.." ditulis oleh Prof. David Bourchier dari Australia (UWA) .. diterbitkan oleh penerbit Routledge Inggris

Routledge didirikan tahun 1836, adalah penerbit dunia untuk buku-buku akademik, yang menjadi sumber kajian ilmiah masalah sosial dan kemanusiaan. Routledge telah mempublish banyak pemikir-pemikir terbesar dunia dalam ratusan tahun terakhir ini, termasuk: Einstein, Russel, Jung, Sartre dan banyak lagi lainnya.

Itu rupanya yang membuat harga bukunya mahal ...sekitar Rp 2 jutaan
Sayangnya buku "Illiberal Democracy...." ini belum ada di Indonesia. Saya baru beberapa waktu lalu menerima kiriman langsung dari penerbit Routledge Inggris..

Postingan ini tak ada kaitannya dengan kecenderungan politik tertentu (lha wong isinya tentang apa saja aku gak tahu :-)  ?? ... tapi.. ini lebih pada rasa syukur pelukis yang beruntung Lukisan nya dipilih menjadi cover buku dunia.

Lihat lukisan full, proses kreatif dan latar belakang, silahkan klik
http://herri-solo.blogspot.com/2014/12/pak-harto-si-anak-desa-gagasan-proses.html

Ini alamat resmi Routledge yang memuat ttg buku ini
http://www.routledge.com/books/details/9780415180221/ 

"Pak Harto si Anak Desa" : : Gagasan, Proses Kreatif & Riwayat Pembuatan Lukisan

Intro: Kita angkat kisah dibalik  lukisan "Pak Harto si Anak Desa" ,  karena: lukisan ini terpilih sebagai cover buku ilmiah dunia yang terbit di Inggris akhir 2014 / awal 2015. 
Buku seri Politics In Asia yang berjudul "Illiberal Democracy in Indonesia ... " tersebut dibandrol dengan harga $155.00 (sekitar Rp 2 juta ).. jelas ini bukan buku sembarangan..!! 

Lukisan ini salah 1 dari  3 buah lukisanku tentang ironi Orde Baru. (semacam trilogy). 1-Pak Harto si Anak Desa.,  2-Krisis di Titik Kritis,  3- Tinggal Landas Tinggal Amblas.


Pak Harto si Anak Desa, lukisan Herri Soedjarwanto
Dikoleksi oleh Sudwikatmono, dihibahkan menjadi koleksi:
Latar belakang, Gagasan, Konsep

Terlepas dari pro kontra yang berkepanjangan tentang mantan Presiden Soeharto ... sebagai presiden yang paling lama memimpin Indonesia, kebesaran namanya sekaligus kekurangannya harus kita sadari dan pelajari bersama.

[Sejarah].. Bung Karno dan Rapat Raksasa Lapangan Ikada


Bung Karno Rapat Raksasa Ikada lukisan Herri Soedjarwanto
"Bung Karno dalam Rapat Raksasa Lapangan  Ikada 19 September 1945" karya Herri Soedjarwanto


….Setelah mendengar pidato singkat Bung Karno… maka  terjadilah keajaiban tersebut…!!..  Kumpulan massa 300.000 orang  yang dianggap fihak Jepang akan sukar dikendalikan, ternyata mau patuh pada Presidennya dan pulang kerumah masing-masing dengan teratur… 

Sebagaimana tertulis dalam sejarah, tidak banyak yang diucapkan dalam pidato tersingkat yang pernah disampaikan Soekarno di Lapangan Ikada. Namun apa yang tersirat dalam pidato singkat tersebut sungguh sebuah monumen nasional yang tidak akan dilupakan orang. Semua fihak baik yang mengagung-agungkan dirinya, mencerca dirinya dan mengancamnya selama zaman Jepang dan disekitar Proklamasi, termasuk yang berpikiran naif tentang manusia bernama Soekarno ini, pada akhirnya harus mengakui bahwa Republik ini dalam mengusahakan perjuangan bangsa selanjutnya setelah Proklamasi 17 Agustus 1945 membutuhkan seorang PEMIMPIN NASIONAL yang tidak pernah ada duanya dalam sejarah Indonesia…


Melukis Potret ( Foto ) Wajah Pengantin. “sebuah Mission Impossible..!!”

Pengantin Adat Bali, Lukisan Realis Herri Soedjarwanto
Pengantin dengan Pakaian Adat Bali
"Tatapan Cinta "karya Herri Soedjarwanto,.
koleksi : Museum Rudana dimuat dalam buku
"Bali Inspires, Masterpieces of Indonesian Arts"
penulis: Jean Couteau, Perancis.
Saya sering  menerima order melukis foto sepasang pengantin dalam pakaian pernikahan , baik  modern maupun tradisionil.  Biasanya mereka  berpesan :  “tak usah buru-buru Mas,  yang penting hasilnya bagus…”  Tapi beberapa hari yang lalu, pertengahan bulan puasa, saya dihadapkan dengan   sebuah ‘mission impossible’…. Ini kisahnya..

Lukisan Figur Tokoh : Dewa Kwan Kong

Lukisan Figur Tokoh Dewa Kwan Kong
Jenderal Kwan Kong diatas kuda tunggangnya, 
versi Herri Soedjarwanto 2015

Semasa kecil saya mengidolakan tokoh wayang Bima atau Werkudara karena kesaktiannya, jiwa ksatrianya dan sifatnya yang gagah, tegas, jujur, setia, apa adanya , tanpa tedeng aling-aling. Pada saat yang sama , para tetangga yang etnis China sering bercerita tentang tokoh Dewa Kwan Kong, yang postur tubuh dan karakternya ada kemiripan dengan Bima. Maka begitulah, sejak kecil saya memang sudah “mengenal dan mengidolakan”  tokoh Dewa Kwan Kong ini, selain Bima.

GALERI LUKISAN : contoh beragam Karya Herri Soedjarwanto (klik disini, lihat 17 lukisan+)

GALLERY LUKISAN REALISME :
[klik gambar untuk membesarkan.. 
klik link / tulisan untuk baca kisah riwayat atau prosesnya]


Lukisan Potret Wajah
" Lukisan Wajah .... "( Mei 2014) karya Herri Soedjarwanto, 
Koleksi / dipajang di  Istana Kerajaan Negeri Kedah Malaysia

LUKISAN REALISME : sisi HISTORIS , MEMORIES dan INSPIRATIF


Lukisan wajah ibunda, Herri Solo
“Ibunda Di Atas Loteng ”  
Karya Herri Soedjarwanto (September-Oktober 2014)

Ibu luar biasa yang telah mengantarkan anak-anaknya meraih sukses.. Ibunda yang membawa  pesan damai yang seolah selalu mengawasi anak-anaknya dari atas  sana mengingatkan dan mengajak ke sepuluh orang anaknya  untuk selalu rukun damai dengan sesama saudara … selalu tenang dan damai dalam menghadapi segala masalah…damai  di hati, damai di bumi…

Kekuatan realisme
Salah satu kekuatan dan kelebihan yang dimiliki oleh seni lukis realisme adalah kemampuannya dalam merekam dan membangun sejarah, membangkitkan kenangan / memori indah, yang  kemudian menginspirasi , memicu semangat dan energy positif untuk melangkah kedepan.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...